LEBONG, kagangatoday.com– Tahapan pendaftaran dalam proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Lebong resmi berakhir pada Kamis (24/9/2026) bagi desa yang jumlah kandidatnya maksimal lima dan minimal dua. Sementara desa dengan hanya satu balon mesti membuka masa perpanjangan hingga tujuh hari lagi.
Di sisi lain, berdasarkan data yang berhasil dihimpun, terdata sebanyak 13 nama yang telah mendaftarkan diri sebagai bakal kandidat di wilayah Kecamatan Pinang Belapis. Masing-masing satu orang di Desa Sungai Lisai; 4 orang di Ketenong II; dua di Ketenong Jaya; tiga di Bioa Putiak; dan 3 balon di Desa Sebelat.
Berdasarkan usia para balon, nama Sumardi Diansyah menjadi bakal kandidat termuda. Usianya baru 28 tahun. Umeng, sapaan topnya, lahir di Desa Sebelat pada 19 Juni 1998. Sementara kandidat lainnya berusia diatas 30 tahun.
Meski usianya masih muda, Umeng bukan kandidat kaleng-kaleng. Ia pernah setahun menjabat sekretaris desa dan pernah memimpin Pokdarwis Desa Sebelat.
Tak cuma itu, alumni SMK Negeri 2 Lebong jurusan listrik ini juga jago meracik kopi berkat pengalaman kursus barista yang pernah diikutinya.
Umeng juga pemegang sertifikat pemandu wisata gunung; pernah mengikuti pelatihan penyelamatan pada bencana reruntuhan bangunan; dan sejumlah sertifikat di bidang pariwisata.
Lantas apa yang menjadi motivasi Umeng ikut Pilkades?
“Saya mau Desa Sebelat menjadi salah satu destinasi wisata dan penghasil kopi unggulan serta meningkatkan sumber daya manusia di Desa Sebelat,” papar Umeng.
Misi Umeng itu tak muluk-muluk. Ia punya modal pengetahuan dan pengalaman untuk mewujudkannya. Alam Sebelat menyimpan potensi dan sumber daya yang mencukupi. Semoga!(**)







Semoga tercapai